Ciri-ciri Gunung Berapi Secara Umum

Kata-kata gunung bagi kalangan pecinta alam pasti sudah tidak asing lagi bahkan tidak sedikit pula yang antusias untuk mendakinya untuk melihat keindahan alam dari puncak gunung yang didakinya, bersangkutan dengan itu kelasilmu.com akan membahas artikel tentang Ciri-ciri Gunung Berapi Secara Umum.

Gunung aktif 1

Sebelumnya mari kita simak pengertian gunung itu sendiri Gunung berapi yaitu ventilasi dengan bahan dari dalam tanah yang berupa magma yang dapat kapan saja lolos. Gunung berapi banyak terletak di sepanjang batas lempeng konvergen dan divergen.

DIMANA LETAK GUNUNG BERAPI BERADA
gunung aktif 2
Gunung berapi yaitu merupakan manifestasi dinamis yang berasal dari proses lempeng tektonik. Gunung berapi yang sangat umum banyak berada di sepanjang batas lempeng konvergen dan divergen. Gunung berapi juga sering ditemukan dalam lempeng litosfer yang jauh dari batas lempeng. Dimanapun mantel bumi mampu mencair suatu saat, dan dengan begitu gunung berapi mungkin akan muncul disana.

Gunung berapi adalah salah satu kekuatan yang paling dahsyat di Bumi. Dan Gunung berapi ini juga sering terjadi secara alami yang bertindak sebagai ventilasi yang melepaskan tekanan dari magma yang berada dalam kerak bumi. Mereka mengeluarkan asap dengan bau menyengat, dan juga suara gemuruh dan juga memuntahkan batu, abu dan lava, dan tidak kecil kemungkinan pula mereka dapat menciptakan kerusakan bencana ke daerah disekitarnya.

Fisura

Gunung berapi fisura, yang sering disebut sebagai dataran tinggi basal, gunung berapi ini bagi kebanyakan orang tidak nampak seperti gunung berapi. Juga tidak nampak ada gunung atau bukit; itu hanya terlihat seperti celah di permukaan bumi dengan aktivitas letusan gunung berapi. Pada umumnya gunung berapi ini ditandai dengan letusan lembut basalt magma. Mereka biasanya sering kita jumpai di sekitar lereng yang sangat kecil atau di daerah yang benar-benar datar.

Perisai
gunung
Gunung berapi perisai ini umumnya berukuran cukup besar, dengan ukuran kawahnya yang besar berbentuk bulat yang terletak di dekat puncak gunung. Gunung ini umumnya tidak meledak keras seperti beberapa jenis gunung lain, tetapi sering mengirim aliran lava dalam jumlah banyak menuruni lereng bulat panjang.

Stratovolcano

Stratovolcano atau bisa disebut gunung berapi komposit, adalah salah satu gunung berapi yang apabila meletus paling berbahaya dibandingkan dengan gunung lainnya. Gunung ini cenderung memiliki lereng yang sangat curam dan simetris. Mereka juga memiliki ketinggian sampai 10.000 kaki di atas permukaan laut.

Kerucut sinder (Cinder Cone)

Kerucut sinder adalah gunung berapi yang umumnya berukuran kecil yang ditandai dengan bentuk bulat dan tinggi relatif kecil – biasanya maksimal 1.000 kaki.

Kaldera

Kaldera adalah simbol dari masa lalu yang sangat keras. Jenis kawah yang terbentuk setelah letusan gunung berapi lain yang begitu keras sehingga seluruh lava dalam ruang gunung berapi meluap dan dinding gunung menjadi runtuh dan membentuk sebuah kawah raksasa di tanah yang kadang-kadang dapat memanjang beberapa mil.

Gunung-berapi-bisa-aktif-400x131
Aktif: saat meletus atau menunjukkan tanda-tanda segera meletus.

Inaktif: tidak ada aktivitas saat ini, tetapi telah meletus baru-baru ini.

Punah: tidak ada aktivitas selama beberapa waktu; mungkin tidak akan meletus lagi.

Itulah sekilas penjelasan artikel tentang Ciri-ciri Gunung Berapi semoga bisa menjadi wawasan bagi pembaca dan semoga bermanfaat.

Terimakasih sudah membaca artikel saya dan jangan lewatkan artikel kelasilmu.com yang lainnya ya.

Penjelasan dari :

ciri ciri gunung berapi, ciri gunung berapi, ciri ciri gunung api, ciri-ciri gunung secara umum, ciri-ciri gunung berapi, ciri ciri gunung, ciri ciri gunung merapi, ciri2 gunung berapi, ciri gunung api, sebutkan ciri ciri gunung berapi
Ciri-ciri Gunung Berapi Secara Umum | pakguru | 4.5